|
|
|
|
Kedua ponsel juga memiliki sedikit perbedaan desain dari sisi depan. Mi
4i tampak manis dengan sudut-sudut membulat, dan bingkai layar berwarna
hitam mengkilap yang dikelilingi pinggiran warna putih.
Bagian bawah layar memuat rangkaian tombol softbutton untuk keperluan navigasi dengan lampu yang akan menyala ketika anda menyentuh bagian layarnya.
Zenfone
2 dalam hal ini juga mengusung plastik berwarna hitam di bagian muka.
Di sisi bawah layar terdapat “dagu” yang terbuat dari bahan serupa logam
bertekstur. |
|
|
|
 |
|
|
|
Lalu, perbedaan yang lebih kentara terlihat di bagian punggung, Zenfone 2 dan
Mi 4i masing-masing menerapkan tata letak komponen yang berbeda.
Unit kamera dan LED flash Mi 4i, misalnya, diposisikan di pojok kiri atas, sementara Zenfone 2 lebih memilih bagian tengah.
Kedua ponsel sama-sama dibekali dengan LED flash duo-tone
yang memiliki dua LED dengan warna berbeda untuk menyeimbangkan warna
cahaya keluaran flash dengan warna cahaya di lingkungan sekitar. | | | | | | | |
|
| |
|
|
Bagian belakang kedua perangkat memiliki bentuk berbeda. Punggung
plastik Mi 4i tampak rata, sementara Zenfone 2 yang bertekstur mirip
logam sedikit melengkung ke belakang.
Meski membuatnya tampak
lebih tebal, bentuk punggung yang melengkung tadi membuat Zenfone 2
terasa lebih nyaman dalam genggaman walaupun tubuhnya relatif besar.
Zenfone
2 memiliki cover belakang yang bisa dilepas untuk mengakses kompartemen
baterai serta kartu SIM dan micro-SD. Sebaliknya, Mi 4i menganut konsep
desain unibody dan tak menyediakan slot kartu memori. | |
|
|
|
  |
|
|
|
Soal tombol daya dan pengatur volume suara, lagi-lagi Mi 4i dan Zenfone 2
mengambil pendekatan berbeda. Mi 4i menempatkan kedua tombol itu di
sisi kanan perangkat layaknya kebanyakan ponsel Android.
Sementara,
Zenfone 2 memposisikan tombol daya dan pengatur volume di dua tempat
berbeda. Tombol volume Zenfone 2 terdapat di punggung, segaris dengan
lensa kamera dan LED flash.
Tombol daya Zenfone 2 diletakkan di
bagian atas, bersebelahan dengan lubang konektor jack audio 3,5mm.
Penempatan ini membuat tombol daya Zenfone 2 sedikit sulit dijangkau
lantaran ukuran tubuhnya yang besar. |
|
|
|
| PERBEDAAN DARI SEGI HARDWARE |
|
|
 |
|
|
|
|
Perbedaan antara Zenfone 2 dan Mi 4i berlanjut hingga ke bagian “jeroan”. Kedua ponsel ini menggunakan prosesor yang berbeda.
Mi
4i dimotori chip octa-core 64-bit Snapdragon 615 berkecepatan 1,7 GHz.
Zenfone 2 mengandalkan chip quad-core Intel Atom Z3580 2,3 GHz/ Z3560
1,8 GHz, juga 64-bit.
Xiaomi hanya menyediakan Mi 4i dalam satu
pilihan spesifikasi, mencakup RAM 2GB, media penyimpanan 16 GB, baterai
3.120 mAh, resolusi layar full-HD, serta kamera 13 megapixel dan 8
megapixel. Harganya dipatok pada angka Rp 2,8 juta.
Sebaliknya,
Zenfone 2 tersedia dalam 4 pilihan konfigurasi dengan pilihan RAM 2GB
atau 4GB serta media penyimpanan 16 GB atau 32 GB atau 64 GB.
Resolusi
layar pun berbeda. Untuk model terbawah hanya dibekali display HD
(1280x720), sementara tiga model lainnya mengusung layar full-HD
(1920x1080).
Spesifikasi lain antar model Zenfone 2 relatif
seragam, mencakup ukuran layar 5,5 inci, baterai 3.000 mAh, serta kamera
13 megapixel dan 5 megapixel. Zenfone 2 dihargai mulai Rp 2,7 juta
hingga Rp 4,5 juta.
Kedua ponsel sama-sama menjalankan sistem operasi Android 5.0 Lollipop, tapi dengan antarmuka yang berbeda.
MIUI 6 yang melapis OS Android
di Mi 4i, misalnya, tak memiliki app drawer sehingga semua widget dan
icon aplikasi ditempatkan di homescreen. Sebaliknya, ZenUI mengambil
pendekatan konvensional dengan menyertakan app drawer.
Nah,
mana yang paling cocok untuk kalian? Layaknya banyak hal lain dalam
hidup, pilihan ponsel tentu tergantung selera pribadi. Ada baiknya anda
melihat dan mencoba sendiri dua andalan baru Asus dan Xiaomi ini sebelum
membeli, siapa tahu jatuh hati dengan salah satunya! |
|
|
|
|
|
|
|
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar